Stres adalah reaksi tubuh yang terjadi ketika kita menghadapi tekanan atau tuntutan yang melebihi kemampuan kita. Secara alami, stres dapat membantu kita meningkatkan kinerja dan fokus dalam menghadapi situasi yang menantang. Namun, jika stres terus berlanjut dan tidak ditangani dengan baik, maka dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik kita.

  1. Perubahan pola tidur

Menurut pandangan psikologi, ada beberapa tanda-tanda stres yang perlu diwaspadai. Salah satu tanda-tanda stres yang sering terjadi adalah perubahan pola tidur. Stres dapat mempengaruhi pola tidur seseorang, seperti sulit tidur, bangun terlalu awal, atau tidur terlalu banyak. Pola tidur yang tidak teratur dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang, seperti mengurangi daya tahan tubuh dan meningkatkan risiko masalah kesehatan mental.

  1. Perubahan nafsu makan

Tanda-tanda stres selanjutnya adalah perubahan nafsu makan. Stres dapat mempengaruhi nafsu makan seseorang, seperti kehilangan nafsu makan atau makan terlalu banyak. Kehilangan nafsu makan dapat menyebabkan penurunan berat badan dan kurangnya asupan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Sementara itu, makan terlalu banyak dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko masalah kesehatan seperti obesitas dan penyakit jantung.

  1. Kegelisahan

Selain itu, kegelisahan juga merupakan tanda-tanda stres yang perlu diwaspadai. Stres dapat membuat seseorang menjadi cemas, khawatir, dan gelisah. Kegelisahan yang berlebihan dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang dan memperburuk stres yang dialami.

  1. Mudah tersinggung

Tanda-tanda stres selanjutnya adalah mudah tersinggung. Stres dapat membuat seseorang mudah tersinggung dan reaktif terhadap hal-hal kecil. Tersinggung secara berlebihan dapat memperburuk stres dan mempengaruhi hubungan sosial seseorang.

  1. Kehilangan minat

Kehilangan minat pada kegiatan yang biasanya disukai juga merupakan tanda-tanda stres. Stres dapat membuat seseorang kehilangan minat pada kegiatan yang biasanya disukai, seperti hobinya atau pekerjaannya. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan memperburuk stres yang dialami.

  1. Gangguan konsentrasi

Selain itu, gangguan konsentrasi juga dapat menjadi tanda-tanda stres. Stres dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi dan memfokuskan perhatian. Gangguan konsentrasi dapat mempengaruhi kinerja seseorang di tempat kerja atau dalam aktivitas sehari-hari.

  1. Kelelahan

Kehilangan energi atau merasa lelah secara fisik dan mental juga merupakan tanda-tanda stres. Stres dapat membuat seseorang merasa lelah secara fisik maupun mental. Merasa lelah secara berkelanjutan dapat mempengaruhi kinerja dan kesehatan seseorang.

  1. Gangguan pencernaan

Gangguan pencernaan seperti diare juga bisa menjadi tanda-tanda stres. Stres dapat mempengaruhi sistem pencernaan seseorang, seperti merasa mulas, kembung, atau diare. Gangguan pencernaan yang berkelanjutan dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental seseorang.

  1. Perubahan suasana hati

Selain itu, sering merasa kesulitan untuk mengendalikan emosi juga bisa menjadi tanda-tanda stres. Stres dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengendalikan emosi, seperti mudah marah atau merasa sedih. Kesulitan dalam mengendalikan emosi dapat mempengaruhi hubungan sosial seseorang dan memperburuk stres yang dialami.

  1. Gangguan seksual

Tanda-tanda stres terakhir  adalah gangguan seksual. Stres dapat mempengaruhi gairah seksual seseorang, seperti hilangnya gairah seksual atau kesulitan mencapai orgasme. Gangguan seksual dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dan memperburuk stres yang dialami.

Mengatasi stres adalah penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik kita. Psikologi menawarkan berbagai cara untuk mengatasi stres, seperti berolahraga, meditasi, mengatur pola tidur yang sehat, dan mengambil waktu untuk relaksasi. Selain itu, terapi atau konseling juga dapat membantu seseorang dalam mengatasi stres yang dialaminya.

Kesimpulannya, stres adalah reaksi tubuh yang normal ketika menghadapi tekanan atau tuntutan yang melebihi kemampuan kita. Namun, jika stres terus berlanjut dan tidak ditangani dengan baik, maka dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik kita. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda stres dan mengatasi stres dengan cara yang sehat untuk menjaga kesehatan kita secara keseluruhan.

 

Refrensi

  1. American Psychological Association. (2017). Stress effects on the body. Diakses pada 17 Maret 2023, dari https://www.apa.org/helpcenter/stress/effects-body
  1. National Institute of Mental Health. (2021). 5 things you should know about stress. Diakses pada 17 Maret 2023, dari https://www.nimh.nih.gov/health/publications/stress/5-things-you-should-know-about-stress.shtml
  1. Mayo Clinic. (2021). Stress symptoms: Effects on your body and behavior. Diakses pada 17 Maret 2023, dari https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/stress-symptoms/art-20050987
  1. Harvard Health Publishing. (2021). Understanding the stress response. Diakses pada 17 Maret 2023, dari https://www.health.harvard.edu/stress/understanding-the-stress-response
Subscribe untuk mendapatkan Artikel terbaru

Subscribe untuk mendapatkan Artikel terbaru

Bergabunglah dengan Mailing List kami untuk menerima berita terbaru dan pembaruan dari tim kami.

You have Successfully Subscribed!

Pin It on Pinterest

Share This